Proposal distributor pakaian

Posted on

1.       RINGKASAN EKSEKUTIF
CV.ABROR MUBAROK adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang distributor pakaian. Produk yang pasarkan berupa pakaian yang siap pakai dengan berbagai model dan desain. Misalnya; baju muslim dan muslimah, baju anak, kaos, kemeja, celana, sepatu, sandal, dan kerudung.
CV.ABROR MUBAROK melakukan pembelian barang-barang tersebut di grosir-grosir yang tersebar diseluruh kota Bandung dan sekitarnya. Misalnya daerah cibaduyut yang terkenal sebagai daerah penghasil sepatu, Pasar Baru dan ITC Bandung yang memiliki berbagai model pakaian yang murah.
Pada tahap awal ABROR MUBAROK bekerjasama dengan mitra toko pakaian yang ada di Binjai untuk penjualan barang ke konsumen. Tahap selanjutnya ABROR MUBAROK akan membangun Factory Outlet tersendiri di daerah tersebut dan memperluas wilayah pemasaran dengan membangun cabang-cabang di Provinsi Sumatra Utara.
2.       LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
2.1.  PROFIL PERUSAHAAN
Nama perusahaan yang akan didirikan adalah ABROR MUBAROK. Perusahaan ini berlokasi di  jl. Kebon Bibit Utara 2 RT/RW : 03/05 no.15C/58. Bidang usaha dari ABROR MUBAROK adalah distributor pakaian produksi Bandung.
2.2. KEPEMILIKAN PERUSAHAAN
Pemilik perusahaan ABROR MUBAROK adalah Muhsin Mubarok (Geodesi ITB 2006) dan Ari.
2.3. VISI PERUSAHAAN
Menjadikan CV.ABROR MUBAROK sebagai salah satu Distributor pakaian untuk daerah-daerah pengimpor pakaian dari daerah lain. Misalnya: Sumatra mengimpor pakaian dari Bandung dan Jakarta.
2.4. MISI PERUSAHAAN
·       Memberikan lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar
·       Mengoptimalkan sumber daya alam di daerahn Kebon Bibit
·       Memenuhi kebutuhan primer dan sekunder masyarakat
3.  ANALISIS PASAR DAN SEGMEN PASAR YANG DITUJU
3.1 PRODUK YANG DIJUAL
Produk yang dijual oleh perusahaan kami berupa pakaian siap pakai. Dengan memanfaatkan pasar yang ada diluar jawa, kami menitikan produk ke mitra kami yang berdomisili di Binjai dan Serge / Deli Serdang.
Selain itu, kami juga memasarkan produk sepatu,sandal dan tas buatan Bandung ke Banda Aceh. Kami juga menitipkan produk tersebut ke mitra kami yang memiliki toko di pasar induk di Banda Aceh.   
3.2 GAMBARAN PASAR
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut masyarkat membelinya dari toko-toko terdekat . di Binjai dan di Serge toko-toko pakaian mendapatkan suplai barang dari jawa. Jumlah penduduk Binjai dan Serge yang banyak mengakibatkan permintaan pakaian tinggi, sedangkan para pemilik toko susah mendapatkan agen/ distributor yang menyuplai barang ke toko mereka. Prospek pasar yang begitu besar inilah yang menjadi alasan utama pendirian perusahaan kami. Kondisi permintaan pasar yang tinggi bukan hanya terjadi di Binjai saja, tetapi juga di daerah sekitar Binjai. Oleh karena itu, peluang perusahaan untuk berkembang sangat besar. 
Untuk jangka waktu kedepan, kita akan mendirikan Factory Outlet ala Bandung di Binjai untuk memenuhi permintaan pasar disana dan untuk memaksimalkan laba. Jika respon masyarakat yang ada disana bagus, tidak menutup kemungkinan bagi perusahaan untuk membuka cabang di daerah-daerah disekitar Binjai. Kami meyakini respon masyarakat akan positif dan akan tertarik dengan produl yang akan kami jual, karena masyarakat disana sangat bangga memakai produk yang berasal dari Bandung. Analisis ini di sampaikan langsung oleh pemiliki perusahaan yang berasal dari Binjai.
3.3 SEGMENTASI PASAR YANG DITUJU
Target pasar yang dituju adalah masyarakat atau toko-toko yang menjual pakaian (baju, celana, jaket, dll).
Secara umum, target pasar dapat dibagi menjadi beberapa segmen pasar berikut ini:
Ø  Masyarakat umum
Ø  Toko-toko penjual pakaian
Ø  Penjual pakaian di pasar kaget
3.4 STRATEGI PEMASARAN
1. Pengembangan Produk
Kami akan terus menjaga kualitas barang yang kami jual dengan menjual berbagai model yang lagi ngetren. Dengan menjual berbagai desain dan model pakaian diharapkan konsumen tidak mengalami kebosanan dan terus tertarik dengan produk yang kami pasarkan. Kami juga akan terus menambah jumlah barang yang dipasarkan sesuai permintaan pasar.
2. Pengembangan Wilayah Pemasaran
Tahun pertama kami menargetkan pasar di seluruh Binjai dan Serge. Sekitar 2-4 tahun kemudian kami menatgetkan memiliki cabang penjualan produk diseluruh kecamatan dan kota madya yang ada di Sumatra Utara. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan produk yang kami pasarkan menembus pasar di seluruh Pulau Sumatra bahkan pasar Nasional.
3. Strategi Promosi
Produk Pakaian yang berasal dari Bandung sangat diminati oleh konsumen yang ada di Binjai dan Serge. Oleh karena itu, kami akan mempromosikan barang dengan mencantumkan Made in Bandung  di lebel pakaian. Selain itu, kami juga akan mengenalkan sebutan toko yang menjual pakaian kepada konsumen ala Bandung. Misalkan, Factory Outlet atau Distro. Tempat-tempat yang terkenal seperti Cibaduyut juga akan membuat konsumen lebih tertarik, sehingga tidak ada salahnya kalau kita menarik konsumen dengan produk asli Cibaduyut.
Selain itu, kami juga akan mengenalkan produk kami melalui spanduk-spanduk dan baligo-baligo yang dipasang di tempat ramai. Dengan media promosi ini diharapkan masyarakat akan lebih cepat mengenal produk perusahaan
4.  STRATEGI PENETAPAN HARGA
Penetapan harga jual ke konsumen disesuaikan dengan harga grosir di sana. Sehingga, segmen pasar yang dituju tercapai. Untuk penjualan langsung ke konsumen, penetapan harga disesuaikan dengan harga pasar disana. Tetapi untuk segmen pasar penjual kaki lima di pasar kaget, penetapan harga disesuaikan dengan harga grosir.
3.5 PROYEKSI PENJUALAN
Asumsi pertama: jika transaksi penjualan barang dalam satu bulan terjadi dua kali dan untuk pengiriman pertama sebanyak 28 stel dan 70 potong pakaian. Maka, proyeksi penjualan sebagai berikut
Jenis pakaian
Jumlah
muslimah
12 stel
muslim
6 stel
anak
10 stel
Celana
20 potong
Kaos dan kemeja
50 potong
Hasil dari penjualan diatas dapat dirasakan setelah 14 hari dari pengiriman barang. laba awal diperkirakan 40% dari modal awal. Dari keuntungan tersebut 30% dialokasikan untuk penambahan modal, sedangkan sisanya untuk ditabung sebagai dana cadangan.
3.6 ANALISIS PESAING
Di Binjai pesaing datang dari Mall – Mall yang menjual pakaian. Namun, harga jual di Mall jauh melambung tinggi dibandingkan dengan toko pakaian mitra yang akan menjual barang perusahaan. sedangkan di serge, pesaing sangat jarang ditemukan dan pasar yang menjual berbagai jenis pakaian hanya buka satu minggu sekali. Kondisi tersebut mwmbuka peluang kita untuk membuka toko setiap hari.
3.7 ANALISIS POTENSI PERUSAHAAN
Masyarakat di sekitar Binjai sangat mengagumi berbagai model dan tren masa kini dari desain pakaian buatan Bandung. Kondisi tersebut membuat barang yang kami pasarkan cepat laku dan cepat habis. Kami meyakini bahwa potensi perusahaan sangat besar. Hal ini diperkuat dengan kemiripan budaya dan kondisi daerah-daerah disekitar Binjai. Selain itu, produk yang kami pasarkan memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan kualitas Distro, tetapi harga pembelian labih murah dibandingkan dengan barang-barang yang ada di Factory Outlet – Factory Outlet yang ada di Bandung.
3.8 ALUR PEMASARAN BARANG
Ø  ALUR PEMASARAN DALAM 3 TAHUN KEDEPAN
1.       Jenis Produk
Text Box: • Pakaian Muslim dan Muslimah• Kaos dan Kemaja• Pakaian anak• Pakaian remaja

 


2.       Wilayah Pemasaran
Text Box: • Binjai• Serge / Deli Serdang• Bukit Lawang• Perbaungan• Banda Aceh• Brastagi

 


3.       Target Pasar
Text Box: • Pedagang Kaki Lima di Pasar Kaget• Masyarakat Umum• Toko-Toko Pakaian / Konco

 


4.       Media Promosi
Text Box: • Spanduk dan Baligo• Radio

 


4. Analisis Operasi
4.1 PROSES DISRIBUSI BARANG
a.       Pembelian Barang
Pada Tahapan ini, Perusahaan membeli langsung barang dari Grosir Pakaian atau beli lansung dari produsennya. Di Bandung banyak terdapat grosir dan produsen pakaian yang siap edar, namun terkadang mereka tidak mengetahui potensi pasar yang profitable. Kondisi ini kami manfaatkan untuk membeli barang semurah-murahnya dan menjualnya dengan harga yang cocok buat konsumen dan Perusahaan.
b.      Distribusi Barang
Untuk tahapan ini, kami memanfaatkan jasa pengiriman barang yang telah ada dan terpercaya, seperti TIKI, CARAKA, FEDEX, dll. Untuk jangka waktu kedepan, jika barang yang kami sudah sangat banyak, kami akan menyalurkan barang dengan transportasi sewaan.
c.       Penjualan Barang ke Komsumen
Pada tahap ini, untuk sementara waktu kami bekerjasama dengan toko-toko yang ada disana dengan presentase keuntungan sebesar 40:60. Toko tersebut yang akan menampung barang kami dan menjualnya kepada konsumen. Untuk jangka waktu kedepan, kami akan mendirikan toko atasnama perusahaan sendiri. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan laba yang didapatkan.
5.Kapasitas Penjualan
Dengan asumsi Modal awal sebesar Rp. 3.000.000,- maka kapasitas penjualan dapat dijabarkan sebagai berikut,
BARANG
JUMLAH
TOTAL BIAYA (Rp)
Pakaian Muslimah
12 stel
Rp. 480.000,-
Pakaian Muslim
6 stel
Rp. 240.000,-
Pakaian Anak
10 stel
Rp. 200.000,-
Kaos/Kemeja
50 potong
Rp. 700.000,-
Celana Gaul
20 potong
Rp. 1.200.000,-
Total Pembelian
Rp. 2.820.000,-
4.2. RENCANA PENINGKATAN  VOLUME PENJUALAN
Dengan Asumsi waktu pendistribusian dan penjualan barang selama 14 hari dan jumlah pakaian pada awal pendistribusian yang telah ditetapkan, maka rencana peningkatan volume penjualan per 3 bulan dapat dirincikan sebagai berikut;
BARANG
JUMLAH
TOTAL BIAYA (Rp)
Pakaian Muslimah
36 stel
Rp. 1.440.000,-
Pakaian Muslim
18 stel
Rp. 720.000,-
Pakaian Anak
30 stel
Rp. 600.000,-
Kaos/Kemeja
150 potong
Rp. 2.100.000,-
Celana Gaul
60 potong
Rp. 3.600.000,-
Total Pembelian
Rp. 8.460.000,-
STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
Volume penjualan akan mengalami pertambahan jika permintaan pasar-pun meningkat. Sehingga strategi yang akan diambil perusahaan adalah dengan menperluas wilayah pemasaran dengan meningkatkan promosi dan menjaga kualitas produk sehingga citra perusahaan terjaga. Selain itu, variasi dalam desain dan model pakaian akan terus dikembangkan sehingga produk yang kami pasarkan di Binjai mampu bersaing dengan pakaian yang di jual di mall-mall.
ANALISIS KEUANGAN
ANALISIS ARUS KAS (CASH-FLOW) PER 1 JANUARI-31 DESEMBER 2010
TRANSAKSI
TAHUN PERTAMA
TAHUN KE-2
TAHUN KE-3
PENERIMAAN (INCOME)
Pinjaman Dana Wirausaha
3.000.000,-
0
Keuntungan Usaha
10.000.000,-
30.000.000,-
60.000.000,-
Modal Bersama
1.000.000,-
8.000.000,-
18.000.000,-
Tabungan Perusahaan
1.250.000,-
2.750.000,-
Total Penerimaan
14.000.000,-
39.250.000,-
79.750.000,-
PENGELUARAN (OUTCOME)
Pembelian pakaian
6.000.000,-
18.000.000,-
36.000.000,-
Biaya pengiriman barang
2.250.000,-
7.000.000,-
10.000.000,-
Biaya transportasi
500.000,-
1.500.000,-
3.000.000,-
Total (income-outcome)
5.250.000,-
12.750.000,-
30.750.000,-
RENCANA KEBUTUHAN PINJAMAN
ABROR MUBAROK adalah perusahaan yang digagas bersama oleh pemilik yang masih kuliah dan pemilik yang punya usaha kecil-kecilan yang berasal dari Binjai . Oleh karena itu, keterbatasan modal menjadi masalah yang terus menurunkan semangat pemilik untuk mewujudkan perusahaan ini. Pemilik berharap ada pihak yang bersedia memberikan hibah atau meminjamkan modal usaha sehingga lapangan pekerjaan tercipta. Setelah memperhitungkan berbagai hal dalam pendirian usaha ini, pemilik menetapkan kebutuhan modal awal sebesar Rp. 3.000.000,-.
Pendirian usaha ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan menyerap 20 tenaga kerja. Pemilik menyadari tanggungjawab sebagai kaum yang intelek harus memberikan solusi kemiskinan dan pengangguran ditengah masyarakat. Oleh karena itu, pemilik akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan perusahaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *