UJI DAYA KECAMBAH BENIH

Posted on

pengujian daya kecambah benih tanaman
Salinitas Benih « Agustian prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan – Djarum Beasiswa Plus
17 Nov 2010 oleh agustian
Agar hasil persentase perkecambahan yang didapat dengan metoda uji daya kecambah di laboratorium mempunyai korelasi positif dengan kenyataan nantinya di lapangan maka perlu diperhatikan factor-faktor berikut ini: pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihprosedur dan cara uji analisis dan pendugaan .beswandjarumprosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihagustiandaya kecambah benih – Telusuran lainnya dari Agustian prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan – Djarum Beasiswa Plus
pengujian daya kecambah benih tanaman
BENIH PADI HIBRIDA BERNAS PRIMA SANGAT JELEK DAYA – GERBANG PERTANIAN
13 Nov 2010 oleh MASPARY
pengujian daya kecambah benih tanaman Tanggal uji selesai : 26 Juli 2010; Akhir berlakunya label: 26 Oktober 2010; Kadar air: 12,0 %; Benih Murni: 98 %; Benih varietas lain: -; Kotoran benih ; 2 %; Benih tanaman lain: -; Biji Gulma; -; Daya kecambah: 80 pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihgerbangtani.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari GERBANG PERTANIAN – Referensi
pengujian daya kecambah benih tanaman
Pengaruh Suhu Selama Penyimpanan Terhadap Daya Kecambah Benih pengujian daya kecambah benih tanaman
18 Nov 2010 oleh silvikultur
Karena akan memperbesar terjadinya penguapan zat cair dari dalam benih, sehingga benih akan kehilangan daya imbibisi dan kemampuan untuk berkecambah. Protoplasma dari embrio dapat mati akibat keringnya sebagian atau pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihsilvikulturprosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari SILVIKULTUR
pengujian daya kecambah benih tanaman
Sprout: A Health Improver (Bagian 1) | DennySantosoprosedur dan cara uji analisis dan pendugaan | Diet pengujian daya kecambah benih tanaman
3 hari yang lalu oleh Arief T Nur Gomo
pengujian daya kecambah benih tanaman ruangan dan peralatan yang tidak higienis, air yang terkontaminasi, aliran udara yang tidak cukup, kontrol waktu panen yang tidak tepat, pengaturan cahaya yang tidak baik, serta daya kecambah biji yang jelek. pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihwww.dennysantosoprosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih
pengujian daya kecambah benih tanaman
TUGAS KULIAH: VIABILITAS DAN VIGOR BENIH
15 Agu 2010 oleh WATCH ANIME
Mengetahui daya kecambah benih kedelai dan jagung b. Mengetahui pengaruh uji penuaan dipercepat terhadap daya kecambah, indeks vigor dan laju perkecambahan benih padi c. Mengetahui pengaruh uji daya muncul terhadap daya pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihagronomi02.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari TUGAS KULIAH
pengujian daya kecambah benih tanaman
Petani Bibit: Gmelinadaya kecambah benihJati Putih
4 hari yang lalu oleh Petani Bibit
Daya kecambah benih dari buah coklat atau hitam sangat rendah. Karena tidak semua buah jatuh dan masak pada saat yang sama, maka buah dikumpulkan dua kali dalam seminggu selama beberapa bulan pengumpulan. pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihpetanibibit.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih
pengujian daya kecambah benih tanaman
laporan pemuliaan tanaman “uji viabilitas benih”
19 Jul 2010 oleh andi jumriati
Pada uji viabilitas benih, baik uji daya kecambah atau uji kekuatan tumbuh benih. Penilaian dilakukan dengan membandingkan kecambah suatu dengan yang lain dalam satu substrat. Dengan demikian factor subjektif dari si penguji sulit untuk pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihjjfiles.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih
pengujian daya kecambah benih tanaman
Teknologi Benih: Pengujian Daya Berkecambah
17 Agu 2009 oleh Nasrudin
Pengujian daya kecambah adalah mengecambahkan benih pada kondisi yang sesuai untuk kebutuhan perkecambahan benih tersebut, lalu menghitung presentase daya berkecambahnya. Persentase daya berkecambah merupakan jumlah pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihteknologibenih.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari Teknologi Benih – Referensi
pengujian daya kecambah benih tanaman
TUGAS KULIAH: teknik pengujian daya kecambah benih padi ( Oryza pengujian daya kecambah benih tanaman
7 Nov 2009 oleh Crew bedalu
Pengujian daya tumbuh atau daya kecambah hendaknya dilakukan pada benih yang murni. Pengujian daya kecambah ini dapat dilakukan degan memanfaatkan subtrat kertas dan pasir. Dengan metode yang dilakukan Pada kertas gulung pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihalhikmahcrew.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari TUGAS KULIAH
pengujian daya kecambah benih tanaman
Sumber Ilmu Berwirausaha: M A N G G I S ( Garcinia mangostana L. )
15 Nov 2010 oleh Nauvt Vie
satu gram dan daya kecambah sedikitnya 75%. Buah diambil dari pohon yang berumur sedikitnya 10 tahun. b) Untuk pembuatan bibit dengan cara sambungan diperlukan batang bawah dan pucuk (entres) yang sehat. Batang bawah adalah bibit dari pengujian daya kecambah benih tanaman.. Hitung jumlah seluruh contoh uji buah manggis segar, amati satu persatu buah segar secara visual dan pisahkan buah yang dinyatakan tidak segar yaitu dengan memperhatikan kondisi kulit buah. Hitung jumlah satuan buah pengujian daya kecambah benih tanaman
prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benihdaya kecambah benihkuncikarir.prosedur dan cara uji analisis dan pendugaan daya kecambah benih – Telusuran lainnya dari Sumber Ilmu Berwirausaha

UJI DAYA KECAMBAH BENIH
Pengujian daya kecambah adalah mengecambahkan benih pada kondisi yang sesuai untuk kebutuhan perkecambahan benih tersebut, lalu menghitung presentase daya berkecambahnya. Persentase daya berkecambah merupakan jumlah proporsi benih-benih yang telah menghasilkan perkecambahan dalam kondisi dan periode tertentu.

Tujuan dari pengujian daya berkecambah adalah :
a) Memperoleh informasi nilai penanaman benih dilapangan
b) Membandingkan kualitas benih antar seed lot (kelompok benih)
c) Menduga storabilitas (daya simpan) benih
d) Memenuhi apakah nilai daya berkecambah benih telah memenuhi peraturan yang berlaku.
Hal yang pertama dilakukan untuk uji daya kecambah yaitu, menentukan contoh kerja untuk uji daya kecambah. Contoh kerja yang dibutuhkan untuk uji daya kecambah ini memiliki ketentuan sebagai berikut:
a) Contoh kerja berasal dari fraksi benih murni
b) Berjumlah 400 butir
c) Terdiri dari 4 ulangan @ 100 butir
d) Bila kapasitas wadah perkecambahan terbatas/ kecil, tiap ulangan dibagi lagi menjadi 2 sub ulangan @ 50 butir atau sub ulangan @ 25 butir
Setelah contoh kerja didapat maka langkah selanjutnya adalah pengujian daya berkecambah. Pengujian daya berkecambah ini dapat dilakukan dalam beberapa metode. Untuk menentukan metode apa yang digunakna hal tersebut tergantung pada jenis dan karakter tumbuh benih. Metode yang biasa dilakukan adalah:
a) Uji pada kertas
b) Uji antar pasir
c) Uji pasir
Setelah penanaman dilakukan maka langkah selanjutnya adalah mengevaluasi kecambah. Evaluasi kecambah dilakukan 2 kali tergantung pada jenis benih yang di uji. Contohnya pada benih padi evaluasi pertama dilakukan pada hari ke 7 dan evaluasi hari kedua dilakukan pada hari ke 14. Pada evaluasi yang pertama hanya dilihat kecambah normal saja. Kriteria untuk kecambah normal diantaranya adalah:
a) Kecambah dengan pertumbuhan sempurna, ditandai dengan akar dan batang yang berkembang baik, jumlah kotiledon sesuai, daun berkembang baik dan berwarna hijau, dan mempunyai tunas pucuk yang baik
b) Kecambah dangan cacat ringan pada akar, hipokotil/ epikotil, kotiledon, daun primer, dan koleoptil
c) Kecambah dengan infeksi sekunder tetapi bentuknya masih sempurna
Dengan kriteria tersebut kecambah normal diambil lalu dipisahkan dari benih yang belum berkecambah. Jumlah kecambah normal tersebut kemudian dihitung. Pada evaluasi kedua yaitu melihat adanya kecambah normal, kecambah abnormal, benih yang tidak berkecambah (benih keras, benih segar tidak tumbuh, benih mati/ busuk). Kecambah abnormal adalah kecambah yang tidak memperlihatkan potensi untuk berkembang menjadi kecambah normal. Kecambah di bawah ini digolongkan ke dalam kecambah abnormal :
a) Kecambah rusak: kecambah yang struktur pentingnya hilang atau rusak berat. Plumula atau radikula patah atau tidak tumbuh.
b) Kecambah cacat atau tidak seimbang: kecambah dengan pertumbuhan lemah atau kecambah yang struktur pentingnya cacat atau tidak proporsional. Plumula atau radikula tumbuh tidak semestinya yaitu plumula tumbuh membengkok atau tumbuh kebawah, sedangkan radikula tumbuh sebaliknya.
c) Kecambah lambat: kecambah yang pada akhir pengujian belum mencapai ukuran normal. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan kecambah benih normal kecambah pada benih abnormal ukurannya lebih kecil.
Benih yang tidak berkecambah adalah benih yang tidak berkecambah sampai akhir masa pengujian, yang digolongkan menjadi:
a) Benih segar tidak tumbuh: Benih, selain benih keras, yang gagal berkecambah namun tetap baik dan sehat dan mempunyai potensi untuk tumbuh menjadi kecambah normal. Benih dapat menyerap air, sehingga dapat terlihat benih tampak mengembang. Namun tidak ada pemunculan struktur penting dari perkecambahan benih. Dan jika waktu penyemaian diperpanjang benih akan tumbuh normal.
b) Benih keras: Benih yang tetap keras sampai akhir masa pengujian. Benih tersebut tidak mampu menyerap air terlihat dari besarnya benih tidak mengembang, dan jika dibandingkan dengan benih segar tidak tumbuh ukuran benih keras lebih kecil. Hal ini disebabkan karena kulit benih yang impermeabel terhadap gas dan air.
c) Benih mati: Benih yang sampai pada akhir masa pengujian tidak keras, tidak segar, dan tidak berkecambah. Benih mati dapat dilihat dari keadaan benih yang telah membusuk, warna benih terlihat agak kecoklatan. Hal ini disebabkan karena adanya penyakit primer yang menyerang benih. Disebabkan karena pada saat kultur teknis dilepangan tanaman yang menajdi induk talah terserang hama dan penyakit sehingga pada benih tersebut berpotensi membawa penyakit dari
Setelah tahap evaluasi selesai maka langkah selanjutnya adalah perhitungan daya berkecambah, yaitu dengan menggunakan rumus sebagai berikut :


Dari hasil perhitungan tersebut kemudian dilakukan kegiatan pelaporan dan penyimpanan arsip hasil uji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *