Limbah Jok Jadi Sepatu Beromzet Puluhan Juta

Posted on

Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia banyak direpotkan dengan mengurusi berbagai limbah dari pabrik atau rumah tangga. Kebanyakan orang memandang limbah dan sampah sebagai musuh. Tapi bagi orangkreatif mampu menyulap limbah menjadi rupiah dan peluang usaha yangmenguntungkan banyak orang. Mau bukti?

Datang saja ke Sentra Kerajinan Indonesia (SKI) di Thamrin City, sebagai pusat perbelanjaan dan salah satu grosir baju batik dan pakaian muslim di Jalan Kebon Kacang Raya. Jakarta Pusat. Dibawah kepemimpinan Jati Eka Waluya (JEW). SKJ yang berada Lantai I Blok G 12 No 2 Gedung Thamrin City Ini banyak menampilkan contoh produk kerajinan berbahan limbah yang bernilai Jual tinggi.

Bahkan. SKI yang sejak berdiri bertujuan menjadi komunitas yang fokus pada pemberdayaan pengrajin dan bisnis kerajinan yang fair trade serta ramah lingkungan ini, telah mampu membuktikannya. Kios-kios SKI yang kini telah berkembang menjadi 10 kios telah menjual berbagai kerajinan dari produk-produk kerajinan berbahan limbah.

DI kios-kios SKI ini, bisa dilihat bahwa ranting pepohonan telah disulap oleh para pengrajin menjadi hiasan bingkai cermin. Kemudian tempurung kelapa diolah menjadi gesper tall pinggang serta berbagai limbah kayu yang disulap oleh para pengrajin menjadi berbagai Jenis mainan seperti mobil-mobllan hingga helikopter mainan.

Sosok yang sukses dalam bisnis limbah ini adalah Suci Pristlwati (46) warga Jalan Nangka. Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Dia mampu menginspirasi masyarakat di sekelilingnya untuk mengolah limbah menjadi berkah. Perempuan yang akrab dengan panggilan Sud ini mampu menyulap limbah Jok mobil mewah menjadi berbagai Jenis sepatu modls dan elegan.

Ketekunan dan tangan dingin perempuan asal Malang Jawa Timur Ini. telah membawa sepatu yang berbahan limbah kulit oscar Ini menjadi sepatu berkualitas tinggi. Meski produknya berkualitas tinggi Suci membanderol harga sepatu produknya yang diberi merek “Pleasent” Ini dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat kebanyakan.

Konsumen sepatu “Pleasent” pun tak hanya berasal dari dalam negeri. Beberapa kali. Warta Kota menyaksikan dalam pameran, stand sepatu “Pleasent” ramai didatangi para pembeli dari luar negeri. Produknya, banyak diborong pembeli saat mengikuti pameran besar di berbagai kota, khususnya di Jakarta.

Menurut Sud dan sejumlah orang yang mengenal Suci, penghargaan masyarakat tak hanya diberikan karena kualitas sepatu buatannya. Menurut mereka apresiasi diberikan kepada Suci karena produk “Pleasent didasarkan pada semangat ramah lingkungan atau bersplrit go green.

Hal ini cukup beralasan, karena Suci mampu memberdayakan limbah menjadi produk fesyen yang dari segi kualitas tak kalah dengan sepatu produk luar negeri. Namun perlu dicatat baghwa limbah Jok mobil yang digunakan Sud memang bahan Impor. Maksudnya limbah kulit Oscar yang dipakainya adalah limbah yang bahan aslinya diimpor dari Korea Selatan. Selama Ini, Korea Selatan memang terkenal dengan produk Jok mobil berkualitas untuk berbagai merek terkenal.

Saat Warta Kota menjumpai Suci pada acara Pameran Fashion Craft beberapa waktu lalu di Hall A Jakarta Convention Center dan mencatat harga-harga yang dipamerkan Suci cukup murah. Bahkan beberapa Jenis sepatu dijual dengan potongan harga layaknya pemilik toko sepatu di berbagai pusat perbelanjaan melakukan aksi cuci gudang produk. “Untuk hari terakhir pameran biasanya kami lepas dengan setengah harga untuk grosir dan diskon 30 persen untuk pembelian retail,1 kata Suci.

Beromzet puluhan juta

Perjalanan usaha Sud menciptakan sepatu dari limbah Jok mobil tak lepas dari peran PT Aneka Tambang (Antam) yang membina sentra UKM yang dikelolanya. “Saya bangga bisa menjadi bagian dari bina lingkungan PT Antam. Sebab dengan menjadi mitra PT Antam saya punya kesempatan memasarkan produk sepatu dari home Industri bahkan mendapatkan kepercayaan dari berbagai pihak,” tutur Suci yang kini telah melibatkan belasan orang dalam pembuatan sepatu di rumahnya.

Sud berharap dirinya mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk meng-ikuti pelatihan usaha yang mampu membimbingnya menjadi pelaku UKM yang memiliki kemampuan mengelola usaha ini dari sisi hulu hingga hilir. Dia ingin melakukan perbaikan kualitas produksi, mode dan pengembangannya.

“Apalagi sekarang mulai ada permintaan untuk membuat sepatu olahraga, khususnya sepatu bola,” kata Sud sambil melayani seorang Ibu muda yang tengah membeli sepatu bola untuk anaknya. Kini dengan usaha pembuatan sepatu berbahan limbah Jok mobil. Suci mampu meraih omzet puluhan Juta rupiah per bulan. Saat Imi Suci Juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin bermitra usaha dengannya, yakni sebagai reseller atau dengan sistem keagenan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *